Rekonsiliasi di buat untuk menentukan kesamaan antara saldo kas yang dilaporkan oleh bank dengan saldo yang terdapat dalam catatan nasabah sendiri ( perusahaan).
Rekonsiliasi bank adalah skedul yang menjelaskan setiap perbedaan antara catatan kas bank dengan catatan perusahaan
Pos-pos yang direkonsiliasi adalah :
- Deposito dalam perjalanan. Deposito kas akhir bulan yang telah dicatat dalam pembukuan depositor untuk satu bualan baru diterima dan dicatat oleh bank pada bualan berikutnya.
- Cek-cek yang beredar, Cek-cek yan ditulis oleh depositor dicatat ketika dituliskan tetapi mungkin belum dicatat- atau “dikliring” oleh bank sampai bualn berikutnya.
- Beban bank, Beban dicatat oleh bank terhadap saldo depositor untuk pos-pos seperti jasa bank, pemprosesan cek, cek kosong (not-sufficient-funds)-{NSF} check), dan sewa safe-deposite box. Depositor mungkin belum mengetahui beban-beban ini sampai menerima laporan bank atau rekening koran.
- Kredit Bank, Penagihan atau deposito oleh bank atas nama depositor yang mungkin belum diketahui oleh depositor sampai diterimanya laporan bank. Contohnya adalah penagihan wesel untuk depositor dan bunga yang dihasilkan pada rekening koran berbunga.
- Kesalahan Bank atau Depositor. Kesalahan baik yang dilakukan oleh bank manapun oleh depositor yang dapat menyebabakan saldo berbeda denagan saldo pembukuan depositor.
9 komentar
Write komentarinfo menarik nih, thanks ya gan
Replymakasih gan..
Replymampir gann.,
Replyditunggu backnya.,
klo bsa follow eaa., pasti ane follow back
oke.. ane udh meluncur gan..
Replyudh d follow juga.. follow back y..
Replyjalan-jalan disini dan baca-baca lagi nih
Replyoke sip..
Replyhalo gan terima kasih telah berbagi ilmu akuntansinya
Replymemberi cara
SANGAT MENGHARAPKAN KOMENTAR ANDA..!!! EmoticonEmoticon